Doaku untuk Mereka
July 29th, 2010 by suryo and tagged Doa, Pascasarjan, Semarang
Segala puji hanya milik Allah tuhan semesta alam. Keberadaanku kini di Semarang dalam melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi yaitu pasca sarjana, tidak lepas dari peran serta beberapa orang yang memberikan aku semangat untuk selalu maju. Mereka di antaranya adalah KH. Mukhlas Hasyim, Ustdaz Barnawi, MSI, Fikri Syakir, Shilahuddin, Mughnil Labib, Hamzah Supir, Anadri Gembel, dll. Semoga keselamatan dan keberkahan selalu tercurah kepada mereka semua.
Atas jasa merekalah aku sekarang menjalani hidup di Semarang. Untuk itu aku berharap agar segala amal yang aku perbuat di Semarang ini menjadikan amal pula bagi mereka. Satu hal yang sangat aku hargai adalah apa yang telah Hamzah lakukan kepadaku.
Saat itu, pukul 02.00 WIB dini hari, aku harus segera berangkat ke Semarang mendaftarkan diri untuk mengikuti Beasiswa S2 di Semarang. Untuk melengkapi semua persyaratan itu semalaman aku belum tidur. Tinggal satu persyaratan lagi yang kurang yaitu Surat Keterangan (SK) mengajar di Aliyah. Waktu sudah menunjukkan pukul 02.15 WIB aku belum juga berhasil menemukan di mana SK itu disimpan dalam file komputer Tata Usaha (TU). Rasa lelah dan gundah gulana yang kuhadapi menjadikan aku memutuskan untuk tidak mengikuti ujian Beasiswa itu. Akupun terduduk lemas di kursi sambil memandang TV yang sedang menyala menemaniku sepanjang malam ini.
Rupanya Allah berkehendak lain. Tidak lama setelah aku menyerah dan putus asa, Hamzah Supir yang dulu pernah menjadi ‘murid’ku di Spesifikasi Kitab Kuning memasuki ruangan. Serta merta dia bertanya kepadaku,
“Katanya mau ke Semarang kok belum berangkat ?” Dia bertanya seperti itu karena ia tahu bahwa aku akan ke Semarang pagi ini dengan menggunakan kereta dari Tegal yang berangkat jam 05.00 WIB. Perjalanan Bumi ayu – Tegal setidak nya memakan waktu satu jam.
Dengan nada lemas dan putus asa aku menjawab,
“Aku belum memenuhi persyaratan satu lagi, SK yang kucari tidak ketemu-ketemu”.
Ketika mengetahui dariku bahwa SK di simpan di file komputer TU, dia langsung memaksaku untuk mencari lagi SK yang ku cari dan dia bersedia membantunya. Dengan malas-malasan karena dipaksa, akhirnya aku mencoba mencari lagi dan alhamdulillah akhirnya ketemu juga.
Setelah aku menemukan SK itu, aku langsung bersiap-siap untuk berangkat ke Semarang karena hari ini adalah hari terakhir pendaftaran. Aku berangkat dari benda sekitar pukul 02.45 WIB.
Singkat cerita, akhirnya aku diterima beasiswa untuk melanjutkan pendidikan S2 di Semarang. Aku tidak bisa membayangkan jika saat itu Hamzah datang setengah jam saja lebih akhir, mengingat jadual keberangkatan kereta, niscaya Aku tidak akan mendaftar dan mengikuti test dan tentunya tidak akan diterima beasiswa. Tapi rupanya Allah berkehendak lain, Beliau mengutus Hamzah tepat pada waktunya.
Posted in curhat | 1 Comment »

August 15th, 2010 at 12:14 am
ande kamu tahu, siapa yang sms hamzah saat itu..