August 7th, 2010 by suryo and tagged Ana Althafunnisa, bersama, sukses
Secara bahasa ma’a an-najah diartikan semoga sukses. Jika kita penggal kata itu satu persatu ma’a memiliki arti ‘bersama’, sedangkan an-najah memiliki arti ‘sukses/ kesuksesan’. Secara istilah, ma’a an-najah untuk postinganku kali ini adalah aku memposting tulisanku ini bersama munajah atau yang biasa dipanggil dengan najah.
Najah adalah salah satu dewan guru malhikdua yang mengampu mata pelajaran TIK, dari segi usia ia masih terbilang belia. Karena masih belia maka ia memiliki daya tarik yang tidak kalah jika dibandingkan dengan pemeran Ana Althafun Nisa yang menjadi istri Abdullah Khaerul Azam dalam film Ketika Cinta Bertasbih.
Posted in cerpen, curhat | 4 Comments »
August 6th, 2010 by suryo and tagged cinta, dzauq, Gelisah, Resah, Rindu
Beberapa waktu lalu aku pernah memposting lagu yang dinyanyikan oleh Zivilia yang berjudul Aishiteru (I love U). Saat memposting lirik lagu itu yang ada dalam pikiranku hanya perasaan senang mendengar lagu itu. Tapi kini hatiku merasakan seperti apa yang tertulis dalam lagu itu. Rasa itu terasa begitu mendalam dan seakan merasuk ke dalam jiwa. Kerinduan untuk bertemu dengannya begitu besar. Tapiiiiii….. satu hal yang aneh, aku tidak tahu kepada siapa rasa itu aku tujukan. Cuape dech.
Ada apa dengan diriku ? adakah setiap manusia pernah merasakan apa yang aku rasakan ? Jika memang setiap manusia merasakan seperti apa yang aku rasakan saat sekarang ini, perasaan ini sepenuhnya normal. Namun jika tidak, aku merasakan hal yang indah dengan rasa ini. Bukankah untuk mengenal tuhan, hal pertama yang perlu diperhatikan adalah tentang ‘rasa’ atau dalam istilah tasawuf dikenal dengan ‘dzauq’
Posted in Agama, Artikel, curhat | 2 Comments »
August 5th, 2010 by suryo and tagged Haflatul Kubro, Khotmil Quran, Sepak Bola
Segala puji bagi Allah yang telah mengobati rinduku kepada Alhikmah. Ia telah memberikan aku kesempatan untuk berkunjung ke Alhikmah untuk yang kesekian kalinya. Apalagi kali ini adalah moment yang sangat berharga dimana saat ini Alhikmah sedang mengadakan event tahunan yaitu Haflatul Kubro dan Khotmil Qur’an.
Haflatul Kubro adalah acara tahunan di Alhikmah untuk memperingati 17 Agustus dimana pada saat itu diadakan lomba yang diikuti oleh seluruh santri dan dewan guru Alhikmah. Saat ini, tepatnya tanggal 5 Agustus 2010 adalah pelaksanaan lomba sepak bola. Aku ikut serta mewakili Madrasah Aliyah Alhikmah 2 (Malhikdua).
Sebelum pertandingan dimulai, aku merasa bahwa aku akan kuat untuk menyelesaikan pertandingan ini dengan sisa tenaga yang masih cukup. Ternyata setelah babak pertama selesai, fisikku drop total walaupun akhirnya aku berhasil menciptakan satu-satunya gol untuk malhikdua. Pada pertandingan babak kedua, aku sudah merasa lelah sekali, aku tidak sanggup lagi mengejar bola yang dikuasai oleh lawan. Akhirnya keunggulan kami dapat dikejar oleh team lawan menjelang menit-menit terakhir. Sampai pertandingan berakhir skor tetap sama yaitu 1-1. Tidak ada babak tambahan mengingat masih banyak lagi team yang akan bertanding. Sehingga untuk menentukan pemenang, diadakan adu pinalti yang akhirnya team malhikdua harus mengakui keunggulan team lawan dengan hasil akhir 3-2 untuk team lawan.
Malam ini akan diadakan khotmil qur’an bil ghoib di pondok pesantren tahfidzul qur’an tempat ku menuntut ilmu ketika masih nyantri di Alhikmah ini. Insya Allah aku akan menghadirinya hingga acara selesai. Esok akan ada lagi acara khotmil qur’an di pondok alhikmah 2. Terobati sudah rinduku kepada Alhikmah. Thanks God
Posted in cerpen, curhat | 1 Comment »
August 4th, 2010 by suryo and tagged Bumiayu, Perjalanan, Semarang, Yogya
Liburan perkuliahan kali ini benar-benar membuatku boring. So, awal bulan ini tepatnya 1 Agustus 2010 aku memutuskan berangkat ke Jogja atas undangan seorang teman untuk kemudian bertolak menuju Ponpes di Bumiayu. Pukul 11.30 aku berangkat dari Milo Semarang dan tiba di Yogya pukul 15.02. Perjalanan yang cukup melelahkan mengingat keberangkatanku kali ini menggunakan bus Ramayana Ekonomi. Dengan menggunakan bus ekonomi aku hanya ingin bersikap merakyat (gayanya sok jadi bangsawan)
Sesampai di Jogja aku langsung mengirim sms ke temanku dan sekitar sepuluh menit kemudian dia sudah ada dihadapanku dengan menggunakan motornya. Sambil menuju kost, pembahasan singkat seputar keberangkatan kami ke Bumiayu yang telah kami sepakati sebelumnya disepakati akan kami mulai pukul 07.00 WIB esok hari.
Keesokan harinya tepatnya pukul 07.36 kami memulai perjalanan kami. Pemandangan indah sepanjang perjalanan Yogya-Semarang menjadikan perjalanan kali ini sangat menyenangkan. Apalagi kami tidak dikejar waktu sehingga setiap satu jam perjalanan kami beristirahat sejenak.
Posted in curhat | 2 Comments »
July 29th, 2010 by suryo and tagged Doa, Pascasarjan, Semarang
Segala puji hanya milik Allah tuhan semesta alam. Keberadaanku kini di Semarang dalam melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi yaitu pasca sarjana, tidak lepas dari peran serta beberapa orang yang memberikan aku semangat untuk selalu maju. Mereka di antaranya adalah KH. Mukhlas Hasyim, Ustdaz Barnawi, MSI, Fikri Syakir, Shilahuddin, Mughnil Labib, Hamzah Supir, Anadri Gembel, dll. Semoga keselamatan dan keberkahan selalu tercurah kepada mereka semua.
Atas jasa merekalah aku sekarang menjalani hidup di Semarang. Untuk itu aku berharap agar segala amal yang aku perbuat di Semarang ini menjadikan amal pula bagi mereka. Satu hal yang sangat aku hargai adalah apa yang telah Hamzah lakukan kepadaku.
Saat itu, pukul 02.00 WIB dini hari, aku harus segera berangkat ke Semarang mendaftarkan diri untuk mengikuti Beasiswa S2 di Semarang. Untuk melengkapi semua persyaratan itu semalaman aku belum tidur. Tinggal satu persyaratan lagi yang kurang yaitu Surat Keterangan (SK) mengajar di Aliyah. Waktu sudah menunjukkan pukul 02.15 WIB aku belum juga berhasil menemukan di mana SK itu disimpan dalam file komputer Tata Usaha (TU). Rasa lelah dan gundah gulana yang kuhadapi menjadikan aku memutuskan untuk tidak mengikuti ujian Beasiswa itu. Akupun terduduk lemas di kursi sambil memandang TV yang sedang menyala menemaniku sepanjang malam ini.
Rupanya Allah berkehendak lain. Tidak lama setelah aku menyerah dan putus asa, Hamzah Supir yang dulu pernah menjadi ‘murid’ku di Spesifikasi Kitab Kuning memasuki ruangan. Serta merta dia bertanya kepadaku, Read the rest of this entry »
Posted in curhat | 1 Comment »
July 28th, 2010 by suryo and tagged Doa, Haflatul Kubro, Khotmil Quran, Rindu
Beberapa minggu yang lalu aku baru mengunjungi Alhikmah. Tapi entah mengapa hari ini Rinduku kepada Alhikmah kembali memenuhi relung hatiku. Aku rindu udaranya, aku rindu suasananya, aku rindu guru-gurunya, aku rindu abah Mukhlas, aku rindu teman-temanku, aku rindu setiap yang ada di Alhikmah.
Kerinduanku ini adakah disebabkan karena saat-saat ini adalah saat-saat di mana di Alhikmah penuh dengan kegiatan yang dahulu pernah menggoreskan kesan begitu mendalam dalam hatiku. Haflatul Kubro dengan segala perlombaannya, Khotmil Quran dengan segala barakahnya, Pasaran Kitab dengan segala ilmunya.
Ya Allah… Engkau menjadi saksi bahwa setiap kali aku membaca ayat-ayatmu, aku mengirimkan doa untuk mereka, mereka yang selalu mendoakan aku, membimbingku, terutama yang menghargaiku.
Ya Allah… Pertemukanlah kami kembali dalam surga-Mu dibawah naungan ridho-Mu.
Posted in Agama, Artikel, curhat | 1 Comment »
July 27th, 2010 by suryo and tagged harta, ijazah, Ilmu, tahta, Wanita
Tidak diragukan lagi, hampir semua orang yang bersekolah bukan berorientasi pada ilmu yang bermanfaat tapi lebih diberatkan kepada selembar ijazah yang mungkin untuk membuatnya membutuhkan waktu tidak lebih dari satu jam. Hal ini dapat dilihat dari kenyataan yang ada manakala seorang siswa telah lulus dari sekolahnya, yang menjadi acuan utamanya adalah bagaimana mencari kerja dengan menggunakan ijazah yang dimiliki yang telah dia usahakan selama bertahun-tahun.
Ijazah hanyalah sebuah bukti bahwa seorang siswa telah menyelesaikan jenjang pendidikan tertentu. Dengan adanya ijazah dapat diketahui kemampuan seseorang berada pada level yang mana. Sayangnya, jika hal ini disalahgunakan oleh pihak-pihak tertentu untuk meraup keuntungan yang tidak seberapa, maka makna ijazah itu sendiri akan menurun secara drastis. Ijazah tidak lagi mencerminkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.
Lain halnya dengan ilmu yang bermanfaat. Ilmu yang bermanfaat tidak dapat dinilai dengan selembar ijazah ataupun berlembar-lembar ijazah atau juga sertifikat apalagi uang. Ilmu yang bermanfaat dapat mendatangkan ijazah, sertifikat, uang, bahkan tahta dan wanita sekalipun.
Posted in Artikel, curhat | 1 Comment »
July 26th, 2010 by suryo and tagged love, M2M, The day you went away
Well I wonder could it be
When I was dreaming ’bout you baby you were dreaming of me
Call me crazy call me blind
To still be suffering is stupid after all of this time
Did I lose my love to someone better
And does she love you like I do
I do you know I really really do
Well hey so much I need to say
Been lonely since the day
The day you went away
So sad but true
For me there’s only you
Been crying since the day
The day you went away
Oh whoa …. yeah… oh…ooh…
Read the rest of this entry »
Posted in curhat | No Comments »
July 25th, 2010 by suryo and tagged abu nawas, dosa, istighfar, taubat
Ya tuhanku, aku bukanlah ahli surga
Namun aku tidak sanggup masuk ke dalam nerakamu
Anugerahilah aku untuk bertobat dan ampunilah dosa-dosaku,
Karena sesungguhnya engkaulah pengampun segala dosa.
Syair di atas adalah hasil terjemahan secara bebas yang penulis terjemahkan dari seorang penyair dari ulama terkemuka yaitu Abu Nawas. Mengingat syair itu, ingin rasanya aku mengajak kita semua untuk introspeksi diri, melihat lagi ke dalam diri kita bahwa di dalamnya masih banyak sekali kekotoran-kekotoran yang belum kita singkirkan bahkan kita senang dengan kekotoran itu.
Jika dalam diri kita masih menyatakan bahwa ada orang lain yang lebih berdosa dari kita, tidak sadarkah kita bahwa sesungguhnya orang yang paling sering kita pantau dan yang paling kita ketahui segala kesalahannya adalah diri kita sendiri.
Kita memantau seseorang hanya sekejap mata dan terkadang hanya dari satu sisi, sedangkan kita memantau diri kita setiap saat dan setiap detik serta dari segala sisi yang kita rasakan. Tapi mengapa kita lebih menemukan banyak kesalahan pada orang lain bukan pada diri kita sendiri ?
Satu pertanyaan yang sesungguhnya dapat menyingkap siapa diri kita sebenarnya adalah :
“Dosaku dan dosamu, manakah yang lebih besar dan lebih banyak ?”
Posted in Agama, Artikel, Fikih, cerpen, curhat | 1 Comment »
July 23rd, 2010 by suryo and tagged Indah, Kuliah, Pantai, Refreshing
Kuliah kali ini benar-benar menguras tenagaku. Untuk sekedar mengembalikan tenagaku yang sudah banyak terbuang, aku ingin kembali menyatu dengan alam. Satu-satunya tempat dimana aku bisa mengumpulkan energi adalah di daerah yang jauh dari polusi perkotaan. Tempat itu bisa di dua tempat; satu di puncak gunung, dua di tepi pantai. Berhubung daerah perkuliahanku sangat jauh dari gunung, jadi pantai adalah alternatif yang terbaik.

Posted in cerpen, curhat | No Comments »